English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified twitterfacebookgoogle plusrss feedemail

Korupsi jangan dijadikan budaya! Pilih pemimpin yang cinta rakyat, bukan cinta kekuasaan! Bagian Iklan Hubungi (021)27101381 - 081385386583


Informasi berita tentang kandidat caleg, pemilukada dan pilpres di Indonesia - Kontak Redaksi: (021)271.01.381 - (021)606.36235, Hotline: 08787.882.1248 - 081.385.386.583

Senin, 26 Januari 2009

SUHARTI

CALEG DPRD PAN Kota Bekasi dapil BEKASI SELATAN & JATIASIH

5 ALASAN MENGAPA MEMILIH SUHARTI

Pengabdian seorang guru terhadap anak didiknya sudah sering kita ketahui dari berbagai media. Karena dari merekalah lahir orang-orang besar yang kelak memimpin negeri. Sebagai contoh, presiden Amerika Serikat yang baru kemarin dilantik, Barack Obama, Jr. adalah salah satu anak didik yang dihasilkan dari tangan guru-guru SD ASISI Jakarta. Siapa menyangka termasuk para guru-guru SD Asisi bila salah satu murid mereka menjadi orang paling nomor satu di dunia, yakni pemimpin negara super power.


Sekarang bagaimana bila para pendidik-pendidik itu (sang guru) yang mau melakukan perubahan atau mau berbuat suatu yang lebih besar dari pengabdiannya sebagai guru. Bukan berarti pengabdiannya sebagai guru adalah hal kecil, namun seandainya ia bisa berbuat sesuatu yang lebih awal dalam hal perubahan mengapa tidak.

Karena hal tersebutlah, maka kita akan mengerti bila ada seorang guru yang mau mencalonkan dirinya menjadi anggota legislatif. Karena ia merasa mungkin dengan pengabdiannya itu, dia bisa menyegerakan keinginannya dan impiannya dalam menciptakan manusia yang kelak bermanfaat bagi negeri ini.

Janganlah heran sudah banyak berapa guru yang menelorkan orang-orang besar seperti presiden, menteri, duta besar, dokter, insinyur dan pengusaha-pengusaha besar. Setidaknya ia telah berjasa membangun SDM bangsa ke tingkat yang lebih baik, menjadikan murid-muridnya lebih pandai dan lebih siap menjadi manusia seutuhnya. Namun bagaimana dengan kesejahteraan sang guru (pahlawan tanpa tanda jasa) ini dengan begitu banyak jasa yang telah dia berikan buat pembangunan bangsxa ini?

Mungkin dengan alasan itulah, seorang guru SD mau menjadi calon anggota legislatif. Niat mulia meningkatkan kesejahteraan para guru, yang nantinya pasti akan berimbas dengan peningkatan kualitas pembelajaran dan pendidikan tiu sendiri secara langsung maupun tidak langsung. Logikanya adalah, semakin sejahtera seorang guru, makin semakin baik kualitas pelayanan dan pengajaran bagi para anak bangsa ini. Dan semakin baik proses belajar mengajar bagi para siswa, maka semakin baik pula peningkatan ilmu dan kualitas anak bangsa ini.

PADUAN ANTARA KECERDASAN INTELEKTUAL, KETRAMPILAN FISIK, DAN KECERDASAN SPIRITUAL YANG SEIMBANG ADALAH IMPIANNYA UNTUK ANAK BANGSA

Ada 5 alasan mengapa Suharti memberanikan diri untuk menjadi caleg DPRD II Kota Bekasi dengan kendaraan PAN. Dan diapun mendapat nomor urut 5. Kelima alasan tersebut dijelaskan berikut ini.

ALASAN PERTAMA:
Adalah Suharti, seorang guru SD yang terpanggil ingin meningkatkan kesejahteraan para guru, khususnya di wilayah Kota Bekasi. Suharti yang juga Wakil Sekretaris DPD PAN Kota Bekasi, mempunyai keinginan bukan saja peningkatan kualitas pelayanan pendidikan di kota Bekasi dalam bentuk Pendidikan Gratis, namun juga peningkatan kesejahteraan guru secara simultan.
Pengabdian dirinya sebagai guru yang sudah lama ia berikan sudah mendarah daging semenjak ia masih duduk di bangku SMP. Suharti terbiasa mendisiplinkan diri sebagai pelajar sehingga banyak mendapat nilai baik. Tidak ada cita-citanya yang lain selain keinginannya menjadi seorang Guru.

Alasan utamanya menjadi guru adalah bisa memberikan ilmu kepada sesama sebagai perbuatan yang sangat mulia dibarengi dengan harapan besar mampu mencerdaskan kehidupan bangsa.
Ini berarti bahwa kepeduliannya pada pendidikan bukanlah semata membekali anak didik dengan ilmu pengetahuan semata, namun juga ketrampilan hidup dan kepanduan, karena apa yang bisa diberikan dalam kepramukaan adalah satu hal yang sangat mendasar dalam memberikan kemampuan untuk bertahan hidup dan ketrampilan hidup yang sangatlah dibutuhkan oleh semua anak didik. Bekal ilmu pengetahuan (intelektual), ketrampilan hidup (fisik) dan kekuatan ruhani (mental) adalah faktor yang sangat mendasar dalam pengembangan anak-anak.

ALASAN KEDUA:
Bersamaan dengan perhatian Suharti kepada proses pendidikan dan pengembangan anak didik, ia juga aktif di dunia kepramukaan (kepanduan). Di kepramukaan ia dikenal dengan panggilan kecilnya "Kak Hang", yang menggambarkan kedekatannya dengan para anak didiknya.






Suharti adalah juga seorang Pembina Pramuka pada Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Bekasi. Dengan kegiatan kepramukaan, Suharti bisa berbuat banyak dalam hal sosial. Baginya kepramukaan merupakan sebuah wadah untuk menempa hidup dengan penuh daya juang, kemandirian dan menumbuhkan jiwa membantu sesama, khususnya dalam pembinaan generasi muda di Kota Bekasi. Keinginan luhur dan tulusnya membina generasi muda melalui gerakan kepramukaan telah ada semenjak pertama kali menjadi anggota pramuka.

Hingga kini pun, Suharti berupaya untuk membina generasi muda melalui kegiatan pramuka, hingga tak ada waktu luang tanpa aktivitas positif begitu tertanam di dalam jiwanya.


ALASAN KETIGA:
Aktivitas Suharti di partai politik bukanlah hal yang baru sekarang ini dia lakukan, apalagi karena menjelang kampanye saja. Wanita yang bersuamikan Teguh Supriyadi ini, telah menyibukkan diri semenjak Pemilu tahun 2004 lalu, hingga kini pun ia telah duduk sebagai Sekretaris Bidang Pemberdayaan Perempuan DPD PAN Kota Bekasi.


Foto Bersama Istri Calon Walikota Bekasi Mochtar Mohamad dan Istri Calon Wakil Walikota Rahmat Effendy.







Dalam kegiatan politik beberapa tahun terakhir, ia turut aktif berkiprah menunjang kesuksesan pelaksanaan Pilkada Kota Bekasi tahun 2008 lalu dengan mendukung M2R (Mochtar Mohamad - Rahmat Effendy) dalam menghantarkan nota kesepakatan Sekolah Gratis di Kota Bekasi. Kemudian pada Pilgub Jawa Barat 2007 lalu dengan mendukung HADE (Heryawan & Dede Yusuf) dalam menghantarkan Nota Kesepakatan tentang Pengentasan Pengangguran.









ALASAN KEEMPAT:
Masalah Kecerdasan Spiritual (Mental) yang juga menjadi perhatian Kak Hang, mendorongnya untuk mendirikan dan mempelopori terbentuknya Gerakan Masyarakat Peduli Akhlaq Mulia (GMPAM) bersama seorang tokoh masyarakat dan Anggota DPR RI, Irsyad Sudiro. Di dalam wadah GMPAM dia bisa berbuat banyak terhadap lingkungan sosial di sekitarnya. Di samping mengajak kalangan atas untuk beramal dan berakhlaq mulia juga menyantuni kalangan bawah dalam bentuk memberikan santunan sosial kepada mereka,


Kepeduliannya terhadap perkembangan dunia informasi dan pembangunan akhlaq di Indonesia, khususnya di Bekasi sangatlah intens. Sehingga segala sesuatu yang berhubungan dengan kondisi pendidikan akhlaq bangsa ini menjadi sangat penting. Adanya perkembangan teknologi informasi justru menjadi isu utama dalam pembentukan akhlaq mulia. Seperti pornografi dan pornoaksi melalui media televisi dan internet. Betapa banyak kemudahan teknologi yang kini mulai terjangkau oleh masyarakat luas, terkadang bisa menjadi bumerang bagi perkembangan budaya sosial bangsa kita. Suharti merasa LSM GMPAM perlu melakukan pengawasan dan pengendalian agar perusakan moral dengan media pornografi dan pornoaksi bisa dikurangi atau dihilangkan sama sekali. Segala kampanye tentang gerakan anti pornografi dan pornoaksi sangat didukung oleh GMPAM yang didirikannya ini, termasuk hal-hal lain yang bisa mengancam keberadaan anak bangsa ini.

ALASAN KELIMA:
Kak Hang ternyata juga mempunyai LSM, yakni Suharti Center, yang bergerak di bidang sosial kemasyarakatan dan pendidikan, dimana dia bisa berkiprah dan berinteraksi dengan masyarakat luas baik dari kalangan orang tua murid maupun para guru yang ada di Kota Bekasi. Salah satu masalah sosial yang juga menjadi pusat perhatiannya adalah KDRT (Kekerasan dalam Rumah Tangga).





LSMnya menerima segala keluhan dari warga sekitarnya bila mengalami masalah dalam rumah tangga. Banyak sudah Suharti Center berkiprah dan berinteraksi dengan masyarakat, seperti Pemberian Sembako buat kaum dhuafa, khitanan massal, menyediakan tempat untuk kaum ibu-ibu mengikuti program Kejar Paket A, pemotongan dan penyaluran hewan Qurban dan Santunan kepada kaum Lansia (lanjut Usia) dalam bentuk Wisata Bersama para lansia.



Baginya dengan memberikan hiburan dalam bentuk kegiatan wisata bersama para lansia membuktikan bahwa kepeduliannya pada masyarakat bukan saja kepada generasi mudanya namun juga generasi seniornya yang telah melahirkan dan membesarkan generasi sekarang ini. Pengabdiannya dan penghormatannya kepada generasi senior ini bertujuan bahwa kita harus menghargai orangtua kita dan menyayangi mereka sebagaimana mereka telah menyayangi kita sewaktu kita masih kecil dan membesarkan kita kaum muda sehingga seperti sekarang ini. Dari perawatan para kaum tua (lansia) inilah sehingga kita bisa merasakan kehidupan kini, jadi wajar bila kita membalas kebaikan para lansia yang juga orangtua kita sendiri ini dalam bentuk hiburan wisata bersama. Dengan harapan, mereka bisa merasakan kebahagiaan dan kesenangan setelah berwisata bersama dan bisa tetap saling mengekspresikan kasih sayang dan tali silaturrahim antara kaum muda dan kaum tua.

Hal inilah yang ia rasakan bahwa ternyata itu semua masih memerlukan satu kekuatan yang lebih besar lagi agar segala masalah yang sering dihadapinya bisa cepat dan lebih mudah terselesaikan. Hal yang dimaksud itu adalah kekuatan sebagai anggota legislatif.

Dengan segala track record yang dimiliknya itu, Suharti merasa sudah siap untuk bisa bertarung dengan para caleg-caleg dari partai lain di wilayah pemilihannya Bekasi Selatan dan Jati Asih. Yang diinginkannya adalah doa restu dan dukungan penuh dari para orang tua murid dan semua komponen masyarakat yang pernah berinteraksi dengan dirinya baik melalui LSM dan organisasi politiknya.

========================================================================

Nama Lengkap :
SUHARTI, S Pd.

Panggilan (Nama Kecil) :
Hang

TTL:
Malang 17 Februari 1970

Tinggi/Berat: 168cm/60kg

Status: Menikah
Nama Suami:
Teguh Supriyadi, M.Pd.

Pekerjaan Suami:

-- Kepala Sekolah SDI Al-Azhar 14 Semarang
-- Kepala Sekolah SDI Al-Azhar 11 Surabaya
-- Kepala Sekolah SDI Al-Azhar 27 Bogor
-- Wakil Kepala Sekolah SDI Al-Azhar 9 Kemang Pratama
-- Guru Olahraga SDI Al-Azhar 6 Jaka Permai
-- Guru Olahraga SMI Al-Azhar 3 Kebayoran Baru

Jumlah Anak: 3
1. Moh. Raja Mukti Samiarjo (11 thn, Darul Rahmah, MTs)
2. Pangeran Akbar Maulana Ismail (7 thn, kelas IV SD)
3. Ratu Aisyah Bahagia (3 thn, TK)

Alamat: Jl. Parkit Raya No. 12 Kayuringin, Bekasi Sleatan
Telp.: (021) 8885.3198, HP: 0815 8772187
Telp.: (021) 7023HANG
Agama/Kebangsaan: Islam/Indonesia

Riwayat Pendidikan:
--SD Malang Jawa Timur (1984)
-- SMP Malang Jawa Timur (1987)
-- SPG Malang Jawa Timur (1990)
-- D2 Perguruan Tinggi Bekasi (1997)
-- S1, STKIP PGRI Sukabumi (2008)

Training & Seminar:
-- Loka Karya tentang Penghijauan Nasional thn 1988 sebagai Peserta
-- Kursus Teater (1990-1993) di Jakarta, Sebagai Peserta
-- Kursus Mahir Dasar (Pramuka) 120 jam thn 1991, Bekasi sebagai Peserta
-- Pelatihan Pamong Saka Wanabakti, thn 1994, bandung sebagai Peserta
-- Pelatihan Panitia Nasional thn 1995, Jakarta sebagai Peserta
-- Lomba Tingkat V Nasional thn 1995, Cibubur sebagai Panitia
-- Lomba Tingkat IV Jawa Barat, thn 1995, Jatinangor (Sumedang) sebagai Panitia
-- Seminar Gender, thn 1995, Bandung sebagai Peserta
-- Kursus Pelatih Pramuka, thn 2001, Bandung sebagai Peserta
-- Jambore Cabang Kota Bekasi sebagai Panitia
-- Kursus Mahir Pramuka sebagai Panitia & Penguji Materi
-- Kursus Mahir Dasar Pramuka thn 2004, Bekasi sebagai Pimpinan
-- Jambore Daerah Ringkat Provinsi (09 - 16 Juni 2005) bid Pariwisata, sebagai Ketua
-- LKAD Angkatan IV PAN Kota Bekasi 2006
-- Jambore Nasional & ASEAN (06 - 23 Juli 2006) Sumedang (Jabar) sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Monitoring dan Pelaporan

Riwayat Organisasi:
-- Ketua karang Taruna, thn 1987 Malang, Jawa Timur
-- Pembina Pramuka dari thn 1990 s/d sekarang di Bekasi, Jawa Barat
-- Pembina OSIS SMP Al-Huda, thn 1990 - 1993, bekasi Jabar
-- Andalan Ranting Ur Penggalang Putri thn 1995-1998, Bekasi, Jabar
-- Pelatih Cabang Kota Bekasi, thn 2000 s/d sekarang
-- Pengurus Pramuka Kota Bekasi, Bid. Usaha 7 Pendanaan thn 2004-2007
-- Caleg Bekasi Timur tahun 2003
-- Kongres PAN (07-10 April 2005) sebagai Peninjau
-- Musda PAN (24-25 Juni 2005) sebagai Peninjau
-- Pengurus Sakabakti Husada Periode 2005-2010
-- Pengurus Pramuka Kota Bekasi periode 2006-2011
-- Kabid. Pendidikan PPA (Perhimpunan Perempuan Amanat) Kota Bekasi thn 2005-2010
-- Sekretaris DPD PAN Kota Bekasi Bid. Pemberdayaan perempuan thn 2005-2010
-- Pengelola kedai pramuka Kota Bekasi 2007
-- pengurus Komiter Gerakan Masyarakat Peduli Akhlak Mulia (GMPAM) Kota Bekasi

Riwayat Pekerjaan:
-- Guru SDI Al Huda, Bekasi, 1990-1995
-- Guru SMP Al Huda, Bekasi, 1990 - 1995
-- Guru SD Kaliabang Nangka, Bekasi, 1992 - 1994
-- Guru SD Bekasi Timur IV, Bekasi, 1993 - 1996
-- Guru SD Bekasi Timur I, Bekasi, 1993 - 1996
-- Guru SD Al Husna, Bekasi, 1996 s/d sekarang
-- Direktur CV Pandu Citra Mandiri


Riwayat Organisasi:
- Wakil Sekretaris DPD PAN Kota Bekasi
- Bid. Pemberdayaan Wanita DPD PAN Kota Bekasi
- Pendiri LSM Suharti Center
- Pendiri & Pelopor GMPAM
- Pembina Pengurus Pelatihan Pramuka Kota Bekasi

Tidak ada komentar:

Kami akan menghapus komentar yang:

Tak sopan, memakai HURUF BESAR, berupa caci maki, mengandung kata-kata kebun binatang, debat kusir, provokasi, di luar konteks, berupa undangan/ reklame.

Komentar yang terlalu panjang, tanpa paragraf dan sulit dipahami.

Komentar copy-paste, silakan di-link saja.

Harap maklum.

Link Web Kami

Google+ Followers